1. #jelangramadan 1: Berjalan di Kegelapan dengan Pelita

    Menjelang hadirnya bulang Ramadan, saya akan menukilkan tulisan imam Al Hakim al Tirmidzi. Tulisan tersebut saya ambil dari buku beliau yang berjudul Al-Amtsal min al-Kitab wa al-Sunnah (Rahasia Perumpamaan dalam Quran dan Sunnah). Selamat menikmati, selamat mempersiapkan diri menuju bulan Ramadan.

    Perumpamaan orang yang berjalan dengan hatinya menuju Allah swt hingga sampai ke tempat yang dekat dengan-Nya lalu diberi pelita sebagai penerang penglihatan adalah seperti orang yang menyusuri jalan di malam yang gelap. Ia menyimpang dari jalan lalu menemukan pelita yang terang. Jika ia tidak memiliki sesuatu untuk melindungi pelita dari angin, angin dapat memadamkan pelita. Jadi, kondisinya tidak benar-benar aman.

    Demikian pula orang yang berjalan menuju Allah hingga sampai ke tempat yang dekat dengan-Nya lalu diberi pelita, sehingga ia dapat melanjutkan perjalanan berdasarkan penglihatannya. Ia tetap berada dalam bahaya besar. Meskipun ia telah medapatkan pelita, hawa nafsunya tetap mengintai bersama musuh. Dengan pelita, ia bisa melihat berbagai urusannya. Cahaya keindahan, keagungan, dan kemuliaan Tuhan, namun angin syahwat berhembus dengan berbagai kepentingan dunia yang dikibaskan oleh musuh. Jiwa menjadi bimbang dan berani melakukan semuanya. 

     
    1. muhammadakhyar posted this