December 2011
112 posts
1 tag
Meski Hanya Satu Nyawa
Tulisan ini adalah buah pikir Seno Gumira Ajidarma, Wartawan.Dimuat di Kompas, 31 Desember 2011. Masih mau berpesta?
Renungan menjelang Tahun Baru. Hmm. Bisakah kita menghindari sikap sok bijak?
Masalahnya, misalnya, kebijaksanaan macam apakah yang masih bisa diterima oleh para ibu yang setiap Kamis berdiri di seberang Istana Merdeka tanpa kata-kata, dengan busana dan payung hitam yang...
1 tag
Radikalisasi Tunas Muda
Tulisan ini adalah buah pikir Hasibullah Satrawi, Pengamat Politik Timur Tengah dan Dunia Islam pada Moderate Muslim Society (MMS) Jakarta.Dimuat di Kompas, 31 Desember 2011. Tentu saja semangat dari tulisan ini bukan ingin memojokkan Rohis, karena jelas dinyatakan ini hanyalah pengamatan sekilas dan hanya 2-3 orang per kelas yang menunjukkan tanda-tanda ketidaksukaan dengan budaya yang sudah...
1 tag
Puisi Getir dari Titik Nadir
Tulisan ini adalah buah pikir Daoed Joesoef, Alumnus Université Pluridisciplinaires Panthéon-Sorbonne.Dimuat di Kompas, 31 Desember 2011. Alahmak, Pak, jikalau kata-kata Leonardo da Vinci ”Chi non puo quel che voul, quel che puo voglia” kita terima, mau dibuang ke mana cita-cita konstitusi yang (bapak bangsa) kita inginkan itu?
Ketika dilantik menjadi pembesar, sang reformis membuat...
1 tag
2012
Tulisan ini adalah buah pikir Budiarto Shambazy.Dimuat di Kompas, 31 Desember 2011. Membaca tulisan ini membuat satu pertanyaan menyeruak, “pantaskah kita berpesta?”
Ada rasa waswas meninggalkan tahun 2011 sekaligus menyambut kedatangan tahun 2012 yang dimulai tengah malam ini. Tradisi kita selalu menaruh harapan besar pada setiap pergantian tahun.
Apa lacur grafik harapan pada...
1 tag
Paradoks Waktu
Tulisan ini adalah buah pikir Clara Ng, Penulis.Dimuat di Kompas, 30 Desember 2011. Ah, membaca tulisan ini saya jadi teringat bahwa tema ini hampir saja menjadi tema skripsi saya tempo lalu, psikologi waktu.
Pada tahun ini, saya bertemu dengan ”teman-teman lama” tidak lewat reuni. Saya mengejar keberadaan mereka melalui mesin pencari. Saya menemukan jejak mereka melalui Twitter, Facebook,...
1 tag
Perikanan Salah Urus
Tulisan ini adalah buah pikir Oki Lukito, Ketua Forum Masyarakat Kelautan dan Perikanan; Pelaku Budidaya Laut dan Tambak.Dimuat di Kompas, 30 Desember 2011. Apa yang tak salah urus di negeri ini? Tentu saja dalam kasus ini, salah urus perikanan atau kelautan, menjadi lebih mengerikan. Bayangkan dua per tiga negeri kita adalah laut, salah urus laut sama saja dengan salah mengurus negara, alahmak.
...
1 tag
Lima Tantangan Ekonomi Dunia 2012
Tulisan ini adalah buah pikir Bambang Prijambodo, Direktur Perencanaan Makro Bappenas.Dimuat di Kompas, 30 Desember 2011. Tentu saja tulisan penuh data ini bukan untuk menakut-nakuti kita, tetapi membuat kita bersiap menghadapi lima hal itu. Jelas disebut tantangan, alih-alih rintangan. Pertanyaannya siapkah kita menghadapinya sebagai bangsa?
Pada tahun 2012 ekonomi dunia dihadapkan pada lima...
1 tag
Demokrasi, Keniscayaan Sejarah
Tulisan ini adalah buah pikir Budiarto Danujaya, Pengajar Filsafat Politik Departemen Filsafat FIB UI.Dimuat di Kompas, 30 Desember 2011. Tampaknya dosen kita begitu semangat untuk menyelesaikan sejarah di tulisannya, hehehe. Bagaimanapun, sampai saat ini, tampaknya demokrasi memang paling tepat dengan kodrat kemanusiaan kita. Mengutip Cak Nun, Demokrasi, tiada keraguan di dalamnya.
Kesetaraan...
1 tag
Harga
Tulisan ini adalah buah pikir Rainy MP Hutabarat, Cerpenis.Dimuat di Kompas, 30 Desember 2011. Aduh ketika kata sudah tunduk pada kuasa pedagang semua akan ditabrak. Paling menohok ketika kita sampai pada kalimat “Belilah karena harga murah. Harga murah—bukan kebutuhan—itulah hal terpenting. Keinginan membeli adalah kebutuhan hidup itu sendiri.” Selamat berbelanja dengan harga...
1 tag
Rasa Krisis
Tulisan ini adalah buah pikir Garin Nugroho, Direktur Yayasan SET; Budayawan.Dimuat di Kompas, 29 Desember 2011. Ah saya jadi teringat kata krisis dalam bahasa Mandarin, wēi jī, yang senantiasa memiliki dua dimensi: bahaya dan (juga) kesempatan. Tampaknya pemimpin juga harus selalu gelisah akan bahaya dan segera tersenyum setelah menyadari hal itu untuk akhirnya membawa kesempatan kepada situasi...
1 tag
Demokrasi yang Kehilangan Hati
Tulisan ini adalah buah pikir Wiranto, enderal (Purn).Dimuat di Kompas, 29 Desember 2011. Pesannya sederhana, berdemokrasi harus memakai “Hati Nurani (Rakyat)” kan Pak. Hehehe.
Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai hati nuraninya. Pasal 28E Ayat 2 UUD 1945 menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kebebasan politik untuk ...
1 tag
Banjir: Tanggul Vs Tangan
Tulisan ini adalah buah pikir Munawir, Kepala Pusat Kajian Sumber Daya Air dan Lahan LP3ES.Dimuat di Kompas, 29 Desember 2011. Melihat banjir hanya sebagai air yang berlimpah sehingga perlu dibangun saluran pembuangannya memang seperti meminum obat maag sementara tetap mengonsumsi mie instan. Menarik.
Memasuki musim hujan akhir 2011, perhatian publik terwacanakan pada masalah longsor, banjir,...
1 tag
Rehabilitasi Sekolah Model Swakelola
Tulisan ini adalah buah pikir Mutsyuhito Solin, Konsultan Basic Education Project (2001-2005); Dosen Universitas Negeri Medan.Dimuat di Kompas, 29 Desember 2011. Saya senang dengan tulisan ini karena penulisnya dari Medan dan nama Kabupaten saya, BatuBara disebut. Ah, semoga semangat gotong royong itu bisa kita lahirkan kembali.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggagas untuk memperbaiki ...
1 tag
Pers Indonesia dan Problem Kekerasan
Tulisan ini adalah buah pikir Agus Sudibyo, Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika, Dewan Pers.Dimuat di Kompas, 29 Desember 2011. Tulisan mas Agus ini begitu jernih, tidak memojokkan siapa-siapa, khas pers sejati “cover both side”. Lihatlah kalimatnya berikut: “Kekerasan terhadap jurnalis terjadi karena kontribusi banyak faktor: sikap acuh tak acuh masyarakat terhadap...
1 tag
Matinya Narasi
Tulisan ini adalah buah pikir Acep Iwan Saidi, Ketua Forum Studi Kebudayaan FSRD-ITB.Dimuat di Kompas, 29 Desember 2011. Membaca tulisan ini saya entah kenapa saya teringat Derrida. Filsuf yang membunuh logos ini menyadarkan kita betapa penanda dan petanda itu bisa begitu elastis hubungannya. Narasi manusia yang kita andaikan berjalan linear dengan waktu jangan-jangan adalah kesalahan kita....
1 tag
Sekarang Pakai Kacang Wasabi...
Tulisan ini adalah buah pikir Siwi Yunita C dan Harry Susilo.Dimuat di Kompas, 29 Desember 2011. Beginilah ketika kondisi mulai membaik, kita lagi berkutat pada hal-hal yang lebih substantif. Tentu saja tulisan ini menjadi semakin menarik karena isu “aku cinta produk Indonesia” menjadi tidak relevan lagi di mata konsumen, karena tentu saja jargon itu tampaknya lebih layak ditujukan...
Barangsiapa yang memiliki kelebihan tempat tumpangan kendaraan, berbagilah...
– HR. Muslim
2 tags
Deradikalisasi, Sebuah Catatan
Tulisan ini adalah buah pikir Sarie Febriane.Dimuat di Kompas, 28 Desember 2011. Terorisme tak akan pernah mati, ia hanya bisa mati suri. Hal itu hanya punya satu obat, kesejahteraan dan keadilan yang melingkupi semua. Lalu apakah pada saat itu terorisme akan tiada, tidak juga tetapi paling tidak ia tak akan didukung banyak orang.
Dalam setiap pembahasan terorisme, diskursus deradikalisasi...
2 tags
Munculnya Kelompok Kecil tetapi Berbahaya
Tulisan ini adalah buah pikir Sarie Febriane.Dimuat di Kompas, 27 Desember 2011. Ini tentu sangat meresahkan. Tumbuh suburnya kelompok-kelompok kecil ini juga dipengaruhi oleh semakin “masa bodohnya” masyarakat kita. Coba seandainya kita lebih peduli dengan lingkungan, dengan tetangga, kelompok-kelompok ekstrim ini tidak akan mudah berkembang dan meluaskan jaringannya.
Berbagai...
Trust is good, control is better
– Lenin
Duhai Allah yang mahapembolah-balik hati, tetapkanlah hatiku atas agama-Mu.
– HR. Tirmidzi
1 tag
Masa Depan Bernama Indonesia
Tulisan ini adalah buah pikir Donny Gahral Adian, Dosen Filsafat Politik UI.Dimuat di Kompas, 21 Desember 2011. Filsafat adalah tanya. Tulisan ini pun begitu. Ia mencoba meraba masa depan negeri ini. Tentu tidak dengan angka-angka yang merupakan reduksi dari realitas. Filsafat tak pernah berbicara wakil, ia berbicara sejatinya. Ia mengungkap hakikat. Lalu, adakah masa depan tak bermasa depan itu...
1 tag
Tuhan yang Adil?
Suatu ketika saat saya masih kecil saya membaca diktat kuliah ibu saya. Samar-samar saya ingat diktat itu adalah rujukan untuk mata kuliah Akidah dan Akhlak. Saya ketemukanlah nama orang ini: Abu al-Hasan bin Isma’il al-Asy’ari. Saya baca pemikirannya, untuk ukuran anak berusia delapan tahun apa yang ia katakan agak membuat saya pusing tujuh plus satu keliling. Akan tetapi begitu saya...
1 tag
Genealogi Korupsi dalam Sastra
Tulisan ini adalah buah pikir Munawir Aziz, Mahasiswa Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.Dimuat di Kompas, 21 Desember 2011. Bagaimanapun sastra bisa jadi cermin sebuah bangsa. Kira-kira tulisan ini ingin berkata demikian.
Sejarah korupsi dalam kehidupan masyarakat Indonesia berakar pada puluhan abad silam. Kisah...
2 tags
Kehidupan Pelajar di Jakarta Meresahkan
Tulisan ini adalah tajuk utama Kompas.Dimuat di Kompas, 21 Desember 2011. Siapa yang mau intervensi?
Jakarta, Kompas - Kekerasan antarpelajar di Jabodetabek kian marak dan menakutkan. Gambaran kekerasan itu terlihat jelas dari melonjaknya angka tawuran pelajar dan korban meninggal dunia akibat tawuran selama kurun waktu 2011 yang dicatat Komisi Nasional Perlindungan Anak.
Pada tahun 2010,...
2 tags
Lingkaran Setan Pemanasan Global
Tulisan ini adalah buah pikir Agnes Aristiarni. Dimuat di Kompas, 21 Desember 2011. Adakah yang mau mengalah? Tampaknya dalam politik kita tak mengenal jawaban itu saat ini. Entah nanti. Semoga Bumi saat itu masih layak huni.
Ketika anggota delegasi sejumlah negara sibuk bernegosiasi dalam Konvensi Perubahan Iklim PBB di Durban, Afrika Selatan, di Kutub Utara yang dingin, para peneliti sibuk...
Perekonomian nasional bisa tumbuh di atas 10 persen jika tiga penyakit berat,...
– Chairul Tanjung
1 tag
Kelas Menengah Pragmatis
Tulisan ini adalah tajuk utama Kompas.Dimuat di Kompas, 21 Desember 2011. Kembali soal kelas menengah. Laporan yang diketengahkan kali ini tentang apolitisnya kelas menengah. Hal ini tentu saja tidak bisa disangkal dengan betapa banyaknya gerakan sosial yang benar-benar konkrit bergerak di lapisan akar rumput, betapa banyak entrepreneur muda yang membuka usaha dan akhirnya menyedot banyak tenaga...